Speedometer yang mati atau jarumnya diam bikin kamu "buta" soal kecepatan — dan diam-diam bikin jadwal servis meleset karena odometer ikut berhenti. Langkah pertama menentukan penyebabnya: kenali jenis speedometermu, analog atau digital, karena sumber masalahnya berbeda.
Analog vs digital — dua sistem berbeda
- Analog/mekanik. Jarum digerakkan kabel yang diputar gigi penggerak di roda depan. Masalah umumnya di kabel atau gigi itu.
- Digital. Kecepatan dibaca sensor elektroniklalu ditampilkan di panel. Masalah cenderung di sensor, kabel/soket, atau kelistrikan panel.
Kalau speedometer analog/mekanik
- Kabel speedometer putus/lepas. Paling sering — jarum diam total.
- Gigi penggerak aus/rusak. Di roda depan, memutar kabel; kalau rusak, kabel tak berputar.
- Kabel kering/seret bikin jarum bergerak tersendat.

Kalau speedometer digital
- Sensor kecepatan bermasalah atau kotor.
- Soket/kabel sensor lepas atau berkarat.
- Sekring atau kelistrikan panel. Bisa bikin sebagian/seluruh panel mati.
Kalau SELURUH panel mati
Kalau bukan cuma penunjuk kecepatan, tapi lampu & indikator ikut mati, arahkan ke jalur kelistrikan: sekring, soket panel yang lepas, atau aki. Ini beda penanganan dengan kasus hanya speedometer yang mati.

Kenapa jangan diabaikan?
- Kamu tak tahu kecepatan — berisiko dan bisa kena tilang.
- Odometer berhenti — jadwal servis rutin berdasarkan kilometer jadi meleset.
Cek speedometer panggilan ke lokasimu
MotoCall bisa mengirim montir ke lokasimu untuk memeriksa kabel & gigi (analog) atau sensor, soket, sekring, dan panel (digital) — lalu memperbaiki atau mengganti yang perlu. Seluruh Jakarta, jam 08.00–21.00 setiap hari, harga dijelaskan di depan.
Speedometer motormu mati?Chat WhatsApp MotoCall— montir cek di lokasimu. Detail dimontir panggilan motor.
Baca juga klakson motor mati &Tips & Panduan lainnya. Kembali kehalaman utama MotoCall.

